<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>online lifestream of Muhmmad Zamroni</title>
	<atom:link href="http://zamroni.net/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zamroni.net/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate></lastBuildDate>
	<generator>matriphEngine</generator>
	<language>id</language>
	
	<image>
		<url>http://zamroni.net/images/logo-transparent.png</url>
		<title>online lifestream of Muhmmad Zamroni</title>
		<link>http://zamroni.net/</link>
	</image>
	
		
		
	<item>
		<title>Yang Tercecer dari Koin Keadilan Prita</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita</link>
				<comments>http://muhammad.zamroni.net/yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita#comments</comments>
		<!--<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita/feed/</wfw:commentRss>-->
				<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 00:53:44 +0700</pubDate>
		<dc:creator>personal blog</dc:creator>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=yang-tercecer-dari-koin-keadilan-prita</guid>
		<description><![CDATA[Meski sudah berlalu, momentum Koin Keadilan Prita masih menjadi kenangan tersendiri buat saya. Selain karena kantor saya berubah menjadi layaknya gudang uang Paman Gober, keterlibatan saya dalam proses penghitungan koin yang mencapai sekitar 600 juta itu, merupakan pengalaman yang tak terlupakan.
Rencananya, peristiwa ini akan dibukukan. Saya belum tau pasti, tapi Mas Yusro, salah satu tokoh [...]]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Meski sudah berlalu, momentum Koin Keadilan Prita masih menjadi kenangan tersendiri buat saya. Selain karena kantor saya berubah menjadi layaknya gudang uang Paman Gober, keterlibatan saya dalam proses penghitungan koin yang mencapai sekitar 600 juta itu, merupakan pengalaman yang tak terlupakan.<br />
Rencananya, peristiwa ini akan dibukukan. Saya belum tau pasti, tapi Mas Yusro, salah satu tokoh [...]</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/455871b078e963e31443f4d9520ce226.jpg" type="image/jpeg" height="333" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Meski sudah berlalu, momentum Koin Keadilan Prita masih menjadi kenangan tersendiri buat saya. Selain karena kantor saya berubah menjadi layaknya gudang uang Paman Gober, keterlibatan saya dalam proses penghitungan koin yang mencapai sekitar 600 juta itu, merupakan pengalaman yang tak terlupakan.
Rencananya, peristiwa ini akan dibukukan. Saya belum tau pasti, tapi Mas Yusro, salah satu tokoh [...]</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/455871b078e963e31443f4d9520ce226_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/455871b078e963e31443f4d9520ce226.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Axis Java Jazz 2010: Tidak Hanya Masalah Musik</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik</link>
				<comments>http://muhammad.zamroni.net/axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik#comments</comments>
		<!--<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik/feed/</wfw:commentRss>-->
				<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 06:26:34 +0700</pubDate>
		<dc:creator>personal blog</dc:creator>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=axis-java-jazz-2010-tidak-hanya-masalah-musik</guid>
		<description><![CDATA[Perhelatan heboh Axis Java Jazz 2010 yang berlangsung pada tanggal 5-7 Maret 2010 usai sudah. Keriuhan di JIE (Jakarta International Expo) Kemayoran Jakarta itu telah meredup, lampu-lampu telah diturunkan, dan panggung telah dibongkar.
Meski saya ndak nonton secara langsung, tapi mengikuti perhelatan tersebut di ranah Twitter, membuat saya menemukan berbagai hal menarik yang patut dicermati. Rupanya [...]]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perhelatan heboh Axis Java Jazz 2010 yang berlangsung pada tanggal 5-7 Maret 2010 usai sudah. Keriuhan di JIE (Jakarta International Expo) Kemayoran Jakarta itu telah meredup, lampu-lampu telah diturunkan, dan panggung telah dibongkar.<br />
Meski saya ndak nonton secara langsung, tapi mengikuti perhelatan tersebut di ranah Twitter, membuat saya menemukan berbagai hal menarik yang patut dicermati. Rupanya [...]</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/b1bb30fdf3303baa260559325dfa7f5e.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Perhelatan heboh Axis Java Jazz 2010 yang berlangsung pada tanggal 5-7 Maret 2010 usai sudah. Keriuhan di JIE (Jakarta International Expo) Kemayoran Jakarta itu telah meredup, lampu-lampu telah diturunkan, dan panggung telah dibongkar.
Meski saya ndak nonton secara langsung, tapi mengikuti perhelatan tersebut di ranah Twitter, membuat saya menemukan berbagai hal menarik yang patut dicermati. Rupanya [...]</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/b1bb30fdf3303baa260559325dfa7f5e_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/b1bb30fdf3303baa260559325dfa7f5e.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Billboard &quot;Pemimpin&quot;</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/billboard-pemimpin</link>
				<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 16:13:34 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/billboard-pemimpin</guid>
		<description><![CDATA[Bahkan di pulau kecil sekalipun, sosok &#34;pemimpin&#34; (lengkap dengan seragam kebesarannya) menjadi semacam &#34;template&#34; untuk bikin billboard apa pun yang resmi dari pemerintah.

*foto lama, terinpirasi mengunggah foto ini setelah membaca postingan Paman Tyo*]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bahkan di pulau kecil sekalipun, sosok &#34;pemimpin&#34; (lengkap dengan seragam kebesarannya) menjadi semacam &#34;template&#34; untuk bikin billboard apa pun yang resmi dari pemerintah.</p>
<p>*foto lama, terinpirasi mengunggah foto ini setelah membaca <a href="http://memo.blogombal.org/2010/03/08/pokoknya-ada-pak-ketua/">postingan Paman Tyo</a>*</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/4836b1a644c00634505465dbdba40c2c_medium.jpg" type="image/jpeg" height="335" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Bahkan di pulau kecil sekalipun, sosok &#34;pemimpin&#34; (lengkap dengan seragam kebesarannya) menjadi semacam &#34;template&#34; untuk bikin billboard apa pun yang resmi dari pemerintah.

*foto lama, terinpirasi mengunggah foto ini setelah membaca postingan Paman Tyo*</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/4836b1a644c00634505465dbdba40c2c_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/4836b1a644c00634505465dbdba40c2c_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Matikan Sesudah Tidak Dipergunakan</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/matikan-sesudah-tidak-dipergunakan</link>
				<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 01:01:45 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/matikan-sesudah-tidak-dipergunakan</guid>
		<description><![CDATA[Entah kenapa saya merasa aneh dengan bahasa di tempelan di ruang wudhu masjid di rooftop Blok M Square ini, &#34;matikan kran sesudah tidak dipergunakan&#34;. Mungkin si pengelola menterjemahkan dari bahasa Jawa, &#34;matikan kran nek ora dinggo&#34;. Kalo memang maksudnya ini, harusnya kalimatnya, &#34;matikan kran jika tidak digunakan&#34;.

 Ada yang bisa memberi pencerahan?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Entah kenapa saya merasa aneh dengan bahasa di tempelan di ruang wudhu masjid di rooftop Blok M Square ini, &#34;matikan kran sesudah tidak dipergunakan&#34;. Mungkin si pengelola menterjemahkan dari bahasa Jawa, &#34;matikan kran nek ora dinggo&#34;. Kalo memang maksudnya ini, harusnya kalimatnya, &#34;matikan kran jika tidak digunakan&#34;.</p>
<p> Ada yang bisa memberi pencerahan?</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/68a100dd1eb1b2a28cfe77f89487f9fc_medium.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Entah kenapa saya merasa aneh dengan bahasa di tempelan di ruang wudhu masjid di rooftop Blok M Square ini, &#34;matikan kran sesudah tidak dipergunakan&#34;. Mungkin si pengelola menterjemahkan dari bahasa Jawa, &#34;matikan kran nek ora dinggo&#34;. Kalo memang maksudnya ini, harusnya kalimatnya, &#34;matikan kran jika tidak digunakan&#34;.

 Ada yang bisa memberi pencerahan?</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/68a100dd1eb1b2a28cfe77f89487f9fc_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/68a100dd1eb1b2a28cfe77f89487f9fc_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Ada Apa dengan TNI/Polri?</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/ada-apa-dengan-tnipolri</link>
				<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 00:59:01 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/ada-apa-dengan-tnipolri</guid>
		<description><![CDATA[Konon para anggota TNI/Polri itu punya priviledge khusus di setiap tempat. Saya ndak pernah memergoki langsung keistimewaan anggota ini, tapi dari dengar-dengar, banyak para anggota TNI/Polri yang menggunakan seragam mereka untuk ngemplang (ndak mbayar) berbagai layanan. Salah satunya mungkin ngemplang ongkos parkir yang ndak seberapa itu.

 Kalo yang ngemplang para anggota TNI/Polri yang kroco-kroco mungkin masih bisa &#34;dimaklumi&#34; (setidaknya menurut saya). La kalo yang ngemplang itu para perwira dengan gaji yang besar? Bener-bener memalukan.

 Apakah karena ini, pengelola parkir Blok M Square memasang papan pengumuman ini?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Konon para anggota TNI/Polri itu punya priviledge khusus di setiap tempat. Saya ndak pernah memergoki langsung keistimewaan anggota ini, tapi dari dengar-dengar, banyak para anggota TNI/Polri yang menggunakan seragam mereka untuk ngemplang (ndak mbayar) berbagai layanan. Salah satunya mungkin ngemplang ongkos parkir yang ndak seberapa itu.</p>
<p> Kalo yang ngemplang para anggota TNI/Polri yang kroco-kroco mungkin masih bisa &#34;dimaklumi&#34; (setidaknya menurut saya). La kalo yang ngemplang itu para perwira dengan gaji yang besar? Bener-bener memalukan.</p>
<p> Apakah karena ini, pengelola parkir Blok M Square memasang papan pengumuman ini?</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/00ee645817caed7bb0451d6b02f9477a_medium.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Konon para anggota TNI/Polri itu punya priviledge khusus di setiap tempat. Saya ndak pernah memergoki langsung keistimewaan anggota ini, tapi dari dengar-dengar, banyak para anggota TNI/Polri yang menggunakan seragam mereka untuk ngemplang (ndak mbayar) berbagai layanan. Salah satunya mungkin ngemplang ongkos parkir yang ndak seberapa itu.

 Kalo yang ngemplang para anggota TNI/Polri yang kroco-kroco mungkin masih bisa &#34;dimaklumi&#34; (setidaknya menurut saya). La kalo yang ngemplang itu para perwira dengan gaji yang besar? Bener-bener memalukan.

 Apakah karena ini, pengelola parkir Blok M Square memasang papan pengumuman ini?</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/00ee645817caed7bb0451d6b02f9477a_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/00ee645817caed7bb0451d6b02f9477a_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Musholla di Mall fX Jakarta</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/musholla-di-mall-fx-jakarta</link>
				<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 00:50:14 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/musholla-di-mall-fx-jakarta</guid>
		<description><![CDATA[Musholla di mall-mall biasanya kondisinya memprihatinkan. Sudah sempit, terletak di basement yang berada di ruang parkir, kondisinya juga kotor dan tidak memadai. Entah apa pertimbangan pengelola dan pembuat mall itu tidak memberikan lokasi yang nyaman untuk mereka yang ingin beribadah.

 Salah satu mall yang nyaman mushollanya ada di fX Mall, Jakarta. Terletak di lantai f1, meski ndak begitu luas, kondisinya cukup bersih dan nyaman. Meski tidak ada penjaganya, tersedia loker untuk menyimpan alas kaki. Tempat wudhunya bersih. Beribadah di dalam ruang musholla yang dibedakan untuk pria dan perempuan ini cukup nyaman karena hawanya dingin.

 Selain fX, musholla yang lumayan bersih adalah musholla di]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Musholla di mall-mall biasanya kondisinya memprihatinkan. Sudah sempit, terletak di basement yang berada di ruang parkir, kondisinya juga kotor dan tidak memadai. Entah apa pertimbangan pengelola dan pembuat mall itu tidak memberikan lokasi yang nyaman untuk mereka yang ingin beribadah.</p>
<p> Salah satu mall yang nyaman mushollanya ada di fX Mall, Jakarta. Terletak di lantai f1, meski ndak begitu luas, kondisinya cukup bersih dan nyaman. Meski tidak ada penjaganya, tersedia loker untuk menyimpan alas kaki. Tempat wudhunya bersih. Beribadah di dalam ruang musholla yang dibedakan untuk pria dan perempuan ini cukup nyaman karena hawanya dingin.</p>
<p> Selain fX, musholla yang lumayan bersih adalah musholla di</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/d694c170b3a684951b202e42c2e9503d_medium.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Musholla di mall-mall biasanya kondisinya memprihatinkan. Sudah sempit, terletak di basement yang berada di ruang parkir, kondisinya juga kotor dan tidak memadai. Entah apa pertimbangan pengelola dan pembuat mall itu tidak memberikan lokasi yang nyaman untuk mereka yang ingin beribadah.

 Salah satu mall yang nyaman mushollanya ada di fX Mall, Jakarta. Terletak di lantai f1, meski ndak begitu luas, kondisinya cukup bersih dan nyaman. Meski tidak ada penjaganya, tersedia loker untuk menyimpan alas kaki. Tempat wudhunya bersih. Beribadah di dalam ruang musholla yang dibedakan untuk pria dan perempuan ini cukup nyaman karena hawanya dingin.

 Selain fX, musholla yang lumayan bersih adalah musholla di</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/d694c170b3a684951b202e42c2e9503d_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/d694c170b3a684951b202e42c2e9503d_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Parkir Khusus Sepeda</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/parkir-khusus-sepeda</link>
				<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 00:41:29 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/parkir-khusus-sepeda</guid>
		<description><![CDATA[Mall fX di Jakarta meski tidak menyediakan tempat parkir untuk sepeda motor (kecuali motor besar), ternyata menyediakan tempat parkir khusus untuk sepeda. Sepeda kini memang menjadi semacam gaya hidup di masyarakat urban Jakarta, yang mana untuk membeli sepeda &#34;gaya hidup&#34; (bukan sepeda karena kebutuhan), kocek yang dirogoh cukup dalam.

 Ndak heran kalo sepeda-sepeda mahal ini menjadi perhatian khusus oleh pengelola fX. Lihat saja, lokasinya persis berada di depan lobby utama, bersebelahan dengan parkir mobil VIP. Namun sayangnya, tempat parkir sepeda ini tidak ada atapnya. Sayang banget kalo sepeda mahal ini kehujanan dan kepanasan.

 Di mall mana lagi kah yang menyediakan parkir sepeda beginian, di Jakarta?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mall fX di Jakarta meski tidak menyediakan tempat parkir untuk sepeda motor (kecuali motor besar), ternyata menyediakan tempat parkir khusus untuk sepeda. Sepeda kini memang menjadi semacam gaya hidup di masyarakat urban Jakarta, yang mana untuk membeli sepeda &#34;gaya hidup&#34; (bukan sepeda karena kebutuhan), kocek yang dirogoh cukup dalam.</p>
<p> Ndak heran kalo sepeda-sepeda mahal ini menjadi perhatian khusus oleh pengelola fX. Lihat saja, lokasinya persis berada di depan lobby utama, bersebelahan dengan parkir mobil VIP. Namun sayangnya, tempat parkir sepeda ini tidak ada atapnya. Sayang banget kalo sepeda mahal ini kehujanan dan kepanasan.</p>
<p> Di mall mana lagi kah yang menyediakan parkir sepeda beginian, di Jakarta?</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/f5ea2b67e61f5415b00c6b71be684541_medium.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Mall fX di Jakarta meski tidak menyediakan tempat parkir untuk sepeda motor (kecuali motor besar), ternyata menyediakan tempat parkir khusus untuk sepeda. Sepeda kini memang menjadi semacam gaya hidup di masyarakat urban Jakarta, yang mana untuk membeli sepeda &#34;gaya hidup&#34; (bukan sepeda karena kebutuhan), kocek yang dirogoh cukup dalam.

 Ndak heran kalo sepeda-sepeda mahal ini menjadi perhatian khusus oleh pengelola fX. Lihat saja, lokasinya persis berada di depan lobby utama, bersebelahan dengan parkir mobil VIP. Namun sayangnya, tempat parkir sepeda ini tidak ada atapnya. Sayang banget kalo sepeda mahal ini kehujanan dan kepanasan.

 Di mall mana lagi kah yang menyediakan parkir sepeda beginian, di Jakarta?</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/f5ea2b67e61f5415b00c6b71be684541_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/f5ea2b67e61f5415b00c6b71be684541_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Kapan Ke Jogja lagi?</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/kapan-ke-jogja-lagi</link>
				<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 00:08:27 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/kapan-ke-jogja-lagi</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah stiker kampanye dari dagadu untuk mengajak orang mengunjungi Jogja: kapan ke Jogja lagi?

Jogja bagi sebagian orang memang punya kenangan dan cerita tersendiri. Entah mereka yang pernah kuliah di Jogja (kayak saya), atau mereka yang sekedar pernah berkunjung ke Jogja dalam rangka wisata.

 Jogja dulu tentu beda dengan sekarang. Jogja terus berubah dan berkembang. Namun tentu ini membuat Jogja menjadi layak untuk dikunjungi lagi, bukan?

Jadi, kapan ke Jogja lagi?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah stiker kampanye dari <a href="http://www.dagadu.co.id/">dagadu</a> untuk mengajak orang mengunjungi Jogja: <a href="http://kapankejogjalagi.blogspot.com/">kapan ke Jogja lagi?</a></p>
<p>Jogja bagi sebagian orang memang punya kenangan dan cerita tersendiri. Entah mereka yang pernah kuliah di Jogja (kayak saya), atau mereka yang sekedar pernah berkunjung ke Jogja dalam rangka wisata.</p>
<p> Jogja dulu tentu beda dengan sekarang. Jogja terus berubah dan berkembang. Namun tentu ini membuat Jogja menjadi layak untuk dikunjungi lagi, bukan?</p>
<p>Jadi, kapan ke Jogja lagi?</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/f527026b121c3223d0306508898cb23d_medium.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Sebuah stiker kampanye dari dagadu untuk mengajak orang mengunjungi Jogja: kapan ke Jogja lagi?

Jogja bagi sebagian orang memang punya kenangan dan cerita tersendiri. Entah mereka yang pernah kuliah di Jogja (kayak saya), atau mereka yang sekedar pernah berkunjung ke Jogja dalam rangka wisata.

 Jogja dulu tentu beda dengan sekarang. Jogja terus berubah dan berkembang. Namun tentu ini membuat Jogja menjadi layak untuk dikunjungi lagi, bukan?

Jadi, kapan ke Jogja lagi?</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/f527026b121c3223d0306508898cb23d_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/f527026b121c3223d0306508898cb23d_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Ekspansi Detik</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/ekspansi-detik</link>
				<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 20:57:00 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/ekspansi-detik</guid>
		<description><![CDATA[Setelah merajai dunia informasi internet, Detik rupanya juga berekspansi ke dunia pendidikan. Terbukti pada foto buku berikut ini.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah merajai dunia informasi internet, Detik rupanya juga berekspansi ke dunia pendidikan. Terbukti pada foto buku berikut ini.</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/ceca4f3df9c04c2c2b830ef8c7f2d313_medium.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Setelah merajai dunia informasi internet, Detik rupanya juga berekspansi ke dunia pendidikan. Terbukti pada foto buku berikut ini.</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/ceca4f3df9c04c2c2b830ef8c7f2d313_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/ceca4f3df9c04c2c2b830ef8c7f2d313_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
		
		
	<item>
		<title>Teh Kotak</title>
		<link>http://matriphe.posterous.com/teh-kotak</link>
				<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 15:00:00 +0700</pubDate>
		<dc:creator>matriphe! posterous</dc:creator>
		<category><![CDATA[posterous]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://matriphe.posterous.com/teh-kotak</guid>
		<description><![CDATA[Saya lebih menyukai rasa Teh Kotak produksi Ultrajaya daripada teh botol (yang juga dikemas dalam kemasan Tetrapak) produksi Sosro.

Melihat desain kemasan Teh Kotak yang sejak dulu sampai sekarang ndak berubah, membuat saya teringat masa kecil. Saya jadi ingat pertama kali saya diajak nonton bioskop oleh bapak ibu saya, kemudian beli Teh Kotak ini. Anggapan saya sejak saat itu, Teh Kotak adalah minuman khusus di bioskop, karena saat itu tidak sembarangan dijual.

 Sampai kini, saya agak kesulitan menemukan penjual Teh Kotak. Di pasaran, lebih mudah menemukan Teh Sosro dan Frestea keluaran Coca-Cola Company, walau di beberapa daerah ada banyak "produk lokal" (dalam kemasan botol) macam S-tea.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya lebih menyukai rasa Teh Kotak produksi Ultrajaya daripada teh botol (yang juga dikemas dalam kemasan Tetrapak) produksi Sosro.</p>
<p>Melihat desain kemasan Teh Kotak yang sejak dulu sampai sekarang ndak berubah, membuat saya teringat masa kecil. Saya jadi ingat pertama kali saya diajak nonton bioskop oleh bapak ibu saya, kemudian beli Teh Kotak ini. Anggapan saya sejak saat itu, Teh Kotak adalah minuman khusus di bioskop, karena saat itu tidak sembarangan dijual.</p>
<p> Sampai kini, saya agak kesulitan menemukan penjual Teh Kotak. Di pasaran, lebih mudah menemukan Teh Sosro dan Frestea keluaran Coca-Cola Company, walau di beberapa daerah ada banyak "produk lokal" (dalam kemasan botol) macam S-tea.</p>
]]></content:encoded>
		
				<media:content url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/467ee801677ccccb8cdf6ac2b5377c3e_medium.jpg" type="image/jpeg" height="400" width="500"/>
		<media:title>I have a secret</media:title>
		<media:description type="html">Saya lebih menyukai rasa Teh Kotak produksi Ultrajaya daripada teh botol (yang juga dikemas dalam kemasan Tetrapak) produksi Sosro.

Melihat desain kemasan Teh Kotak yang sejak dulu sampai sekarang ndak berubah, membuat saya teringat masa kecil. Saya jadi ingat pertama kali saya diajak nonton bioskop oleh bapak ibu saya, kemudian beli Teh Kotak ini. Anggapan saya sejak saat itu, Teh Kotak adalah minuman khusus di bioskop, karena saat itu tidak sembarangan dijual.

 Sampai kini, saya agak kesulitan menemukan penjual Teh Kotak. Di pasaran, lebih mudah menemukan Teh Sosro dan Frestea keluaran Coca-Cola Company, walau di beberapa daerah ada banyak "produk lokal" (dalam kemasan botol) macam S-tea.</media:description>
		<media:thumbnail url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/467ee801677ccccb8cdf6ac2b5377c3e_thumb_thumbnail.jpg" height="100" width="100" />
		
		<enclosure url="http://labs.zamroni.net/lifestream/files/467ee801677ccccb8cdf6ac2b5377c3e_medium.jpg" type="image/jpeg"/> 
		
	</item>
	
			
</channel>
</rss>
